99 Cara Mendapatkan Pinjaman Uang Super Cepat

Cara Mendapatkan Pinjaman Uang secara cepat memang terkadang dapat menyulitkan para pelaku usaha. Anda sedang membutuhkan modal untuk modal usaha? Memulai usaha memang tidak mudah untuk sebagian orang. Alasan yang paling sering dijumpai adalah kurangnya modal yang diperlukan untuk memulai usaha. Hal ini memang kerap menyurutkan langkah banyak orang untuk memulai usaha mereka sendiri. Pada akhirnya, mereka tidak berani untuk mengambil resiko keluar dari pekerjaan mereka dan memulai usaha.

Padahal, keuntungan yang bisa didapat bila kita memutuskan untuk memulai usaha sendiri cukup banyak. Selain memiliki waktu kerja yang fleksibel dan tidak di kejar-kejar oleh atasan, penghasilan yang dapat kita peroleh dari hasil usaha sendiri juga dapat dikatakan tidak terbatas. Semakin efektif promosi dan produksi yang kita lakukan, semakin banyak pula laba yang dapat kita peroleh. Hal ini tentunya sangat sayang untuk dilewatkan, terutama oleh Anda yang telah memiliki ide usaha yang cukup matang namun masih terbentur masalah dana.

Mengingat banyaknya keuntungan yang dapat diperoleh dari memiliki usaha sendiri, tentu layak bila kita memperjuangkannya, termasuk dalam mencari pinjaman uang untuk dijadikan sebagai modal dalam memulai usaha. Dalam artikel berikut ini, saya akan menjabarkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan uang pinjaman untuk modal usaha.

1. Memanfaatkan program pinjaman dari bank

Cara ini merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mendapatkan dana pinjaman. Saat ini, telah banyak bank yang memiliki program pinjaman dengan bunga ringan. Program ini merupakan pilihan terbaik bagi Anda yang ingin memulai usaha. Diantara beberapa program unggulan bank untuk memberikan dana pinjaman tersebut, terdapat dua program yang paling diminati masyarakat. Selain karena kemudahan yang ditawarkannya, persyaratan yang dikenakan bank untuk kedua program tersebut juga terbilang mudah untuk dipenuhi. Kedua program tersebut adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Kedua program tersebut merupakan program favorit masyarakat. Program KUR merupakan program kerjasama dengan pemerintah Republik Indonesia yang ditujukan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Program ini ditujukan bagi para pengusaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Persyaratan untuk mendapatkan pinjaman melalui program ini pun cukup mudah. Kita hanya diharuskan untuk menyerahkan dokumen yang diperlukan sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Surat keterangan domisili
  • Akte pendirian usaha
  • Ijin usaha
  • Laporan keuangan
  • Proposal bisnis

Program lainnya yang juga menjadi favorit banyak orang adalah program KTA. Program ini disukai karena proses pencairan dana yang terhitung cepat, serta kemudahan metode pembayaran. Kelebihan dari program ini adalah bahwa peminjam tidak perlu memberikan jaminan apapun kepada bank. Namun, bunga yang ditetapkan untuk program ini memang lebih tinggi dibandingkan dengan program pinjaman lainnya, yaitu sebesar 10 hingga 23 persen, tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pinjaman dana melalui program ini, yaitu:

  • Menyerahkan berbagai dokumen yang diperlukan (fotokopi KTP, fotokopi rekening koran, fotokopi kartu kredit, fotokopi NPWP, dan slip gaji
  • Memiliki pendapatan minimal Rp 5 juta per bulan
  • Memiliki kartu kredit dengan minimum satu tahun pemakaian

Masing-masing program pinjaman dari bank memang memiliki kekuatan dan kelemahan. Pada program KUR, orang yang akan meminjam dana harus membuktikan bahwa usaha mereka telah memiliki akte pendirian serta ijin usaha, sehingga program ini kurang cocok untuk para pemula yang baru akan memulai sebuah usaha. Sementara itu, program KTA sangat cocok untuk mereka yang baru akan memulai usaha mereka, namun bunga yang dikenakan untuk program tersebut memang terbilang cukup tinggi.

2. Menjual aset

Cara ini sangat cocok untuk Anda yang tidak mau berhutang kepada orang lain. Bila Anda memiliki aset pribadi, baik itu yang bergerak seperti mobil atau motor, maupun yang tidak bergerak, seperti mobil atau tanah, tentu akan lebih bijak untuk menggunakannya sebagai alat untuk memperoleh modal usaha daripada harus membuka hutang baru kepada pihak lain.

Akan tetapi, satu hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin menjual aset Anda, maka pastikan Anda mendapatkan harga terbaik sehingga pengorbanan Anda dengan menjual aset Anda bisa terbayarkan dengan maksimal. Toh bila usaha Anda berhasil ke depannya, Anda bisa menggantikan aset yang Anda jual dengan barang yang jauh lebih berkualitas, bukan?

3. Meminjam dari orang terdekat

Satu cara yang saat ini masih sangat umum dilakukan oleh banyak orang ketika sedang mencari dana pinjaman untuk memulai usaha mereka adalah dengan meminjam dari orang terdekat, seperti anggota keluarga atau sahabat dekat. Ketika kita sedang membutuhkan dana pinjaman, keluarga dan sahabat memang akan menjadi alternatif pertama yang akan terlintas dalam kepala kita. Mereka seolah menjadi pintu keluar bagi semua permasalahan dana kita.

Satu hal yang harus diperhatikan dan dijaga ketika kita ingin meminjam dari orang terdekat kita adalah kita harus dapat menjaga kepercayaan orang tersebut. Sudah banyak kasus yang melibatkan perselisihan antara keluarga atau sahabat karena masalah hutang piutang. Kita tentu tidak ingin hubungan baik dan positif yang telah kita bina sekian lama menjadi rusak dalam sekejap hanya karena masalah hutang, bukan?

4. Menawarkan kerjasama

Bila Anda terlalu segan untuk meminjam uang dari orang terdekat Anda, mengapa tidak mengajak mereka untuk bekerjasama dalam mengembangkan ide usaha Anda? Hal ini tentunya akan lebih baik karena pada prinsipnya Anda menawarkan keuntungan kepada mereka.

Mulailah dengan membuat proposal bisnis yang representatif untuk kemudian dipresentasikan di hadapan orang terdekat Anda, buatlah mereka kagum dan percaya pada kemampuan Anda untuk membangun dan mengelola bisnis Anda. Bila mereka percaya pada Anda, bukan tidak mungkin dana yang mereka berikan tidak akan dianggap sebagai hutang, melainkan investasi bisnis.

Hanya saja, kita juga harus menyadari bahwa uang merupakan masalah yang sangat sensitif. Bila kita tidak berhati-hati dalam bersikap atau mengelola dana investasi mereka, bukan tidak mungkin orang terdekat kita dapat berubah menjadi musuh yang selalu merugikan kita ke depannya. Oleh karena itu, kita harus selalu berhati-hati dalam mengelola uang mereka untuk menjaga kepercayaan mereka terhadap kita.

5. Mencari sponsor

Poin ini sebenarnya mirip dengan poin nomor 4 di atas. Hanya saja, untuk poin ini saya menekankan sponsor yang bukan merupakan orang terdekat, atau dengan kata lain kita dapat mencoba untuk menggaet lembaga atau pengusaha sehingga mereka berkeyakinan terhadap usaha kita dan mau mendanai usaha kita.

Saat ini terdapat banyak institusi atau perseorangan yang menyediakan dana untuk membantu perkembangan berbagai usaha yang mereka anggap menjanjikan. Alih-alih disebut sebagai sponsor, mereka lebih memilih untuk disebut sebagai investor yang menginvestasikan uang mereka kepada bisnis yang mereka percaya bisa berkembang pesat. Tentu saja bila kita menggunakan cara ini, kita harus sebisa mungkin membuat tampilan kita serta bisnis kita se-profesional mungkin untuk meyakinkan para calon investor, tidak seperti ketika mencari sponsor dari keluarga atau sahabat kita sendiri.

6. Mengajukan pinjaman ke koperasi

Bila usaha Anda termasuk ke dalam usaha kecil dan menengah, Anda dapat mengajukan pinjaman dana untuk modal usaha ke koperasi. Lembaga ini memang didirikan untuk membantu perekonomian masyarakat, termasuk bisnis kecil dan menengah. Meskipun memang fokus utama koperasi adalah kesejahteraan para anggotanya, kita juga bisa mengajukan pinjaman kepada koperasi meskipun tidak berstatus sebagai anggota. Syaratnya, kita harus sudah berstatus sebagai calon anggota pada saat mengajukan aplikasi peminjaman, atau dengan kata lain kita harus sudah mendaftar sebagai anggota koperasi, meskipun belum secara resmi diterima menjadi anggota.

Untuk dapat mengajukan pinjaman dari koperasi, terdapat beberapa persyaratan yang harus kita penuhi. Persyaratan tersebut antara lain:

  • Menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi
  • Membayar simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi
  • Mengisi formulis pinjaman
  • Menyerahkan berbagai dokumen yang diperlukan (KTP suami istri, fotokopi kartu keluarga, rekening listrik, slip gaji, dan agunan)

7. Menggadaikan aset

Salah satu cara yang menjadi favorit masyarakat Indonesia adalah menggadaikan barang mereka untuk mendapatkan dana pinjaman. Keunggulan dari cara ini tentunya ada pada persyaratan yang mudah dipenuhi serta prosedur pencairan dana yang terbilang mudah dan cepat. Ada dua cara yang umumnya ditempuh untuk mendapatkan dana pinjaman dengan cara ini.

Cara pertama adalah dengan menggadaikan aset melalui Penggadaian. Institusi ini memang telah lama menjadi primadona di tengah masyarakat, terutama di kalangan masyarakat kecil menengah. Cara ini dianggap efektif karena suku bunga yang dikenakan terhadap dana pinjaman tergolong rendah dan prosedur pengembalian pinjaman yang tersedia pun cukup mudah. Cara ini menjadi favorit bagi masyarakat di pedesaan atau mereka yang tidak atau belum memiliki rekening bank, karena mereka dapat membayar pinjaman langsung di gerai-gerai Pegadaian terdekat.

Syarat-syarat untuk menggadaikan barang di Pegadaian adalah sebagai berikut:

  • Menyerahkan agunan
  • Menyerahkan dokumen yang dibutuhkan (fotokopi KTP, kartu keluarga, surat keterangan usaha)

Cara kedua yang dapat dilakukan adalah dengan menggadaikan BPKB kendaraan, baik itu mobil maupun motor, ke berbagai lembaga leasing terpercaya. Salah satu lembaga leasing yang paling terkemuka di Indonesia adalah PT BFI Finance Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 32 tahun, BFI Finance telah meraih berbagai capaian serta penghargaan di bidang perkreditan, termasuk menjadi perusahaan pembiayaan terbaik nomor 1 versi majalah Infobank.

Untuk dapat mengajukan pinjaman dari BFI Finance, berikut persyaratan yang harus dipenuhi:

  • Menyerahkan agunan kendaraan minimal tahun 2003 untuk mobil dan tahun 2008 untuk motor
  • Menyerahkan berbagai dokumen yang diperlukan (fotokopi KTP suami istri, kartu keluarga, rekening listrik/PBB, rekening koran 3 bulan terakhir, BPKB kendaraan yang akan dijadikan jaminan, serta slip gaji atau SKU)

Ketujuh cara di atas merupakan cara-cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan dana pinjaman untuk memulai usaha Anda. Giliran Anda untuk memilih cara mana yang paling sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Jika anda butuh dana cepat ? hubungi kami segera yah.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Panduan
Hubungi Kami
kontak

Pusat Gadai BPKB Mobil

Sunburst CBD Lot.1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City – Tangerang Selatan 15322

Marketing :
Phone : 021 55723507
Call / Wa : 0812 887 887 38
Call / Sms : 0878 82000 338
Apply Online
Gadai Bpkb Mobil ? Ajukan Segera

Nama (*)

Telp (*)

Alamat Lengkap (*)

Merk dan Tipe Kendaraan (ex : Toyota Innova Type Q Q AT (Diesel))

Tahun