Gadai, Riba Atau Tidak ?

Gadai riba atau tidak – dunia ini memang seperti roda yang berputar kadang diatas dan kadang pula dibawah, oleh karena itu kita harus siap berada di atas dan harus bersyukur jika berada di atas.

Dunia ini tidak lepas dari yang namanya hutang piutang. Dan karena itu, hutang piutang sangat lumrah di dunia sekarang ini Pembaca yang budiman. Kehidupan di dunia ini silih berganti, terkadang seseorang mendapati kecukupan terkadang tidak. Saat mendapati kecukupan, bisa jadi ia memiliki barang berharga, memiliki uang yang cukup untuk membeli berbagai macam kebutuhan sehari harinya, termasuk untuk jajan anak-anaknya dan pasangan hidupnya.

Adakalanya jika seseorang sedang terdesak dalam menjalani kehidupanya akan terdapat titik dimana ia harus menggadai kan barang nya atau apapun yang ia mililki

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap transaksi baik itu jual beli atau pun lainya pasti akan mendapatkan ganjaran dari alloh swt. Sebagaimana kita saja baik atau tidak nya dalam mengelola pembelian dan penjualan kita baik itu secara rukun atau syariatnya. Oleh sebab itu kita harus memperhatikan rukun rukun atau syariat syariat dalam hal jual beli atau pun gadai.

Sekarang ini memang zaman modern dan sesuatu sangat gampang diraih hanya dengan gengaman saja baik itu hp computer maupun televise kehidupan di dunia ini silih berganti, terkadang seseorang mendapati kecukupan terkadang tidak.

Saat mendapati kecukupan, bisa jadi ia memiliki barang berharga, memiliki uang yang cukup untuk membeli berbagai macam kebutuhan sehari harinya, termasuk untuk jajan anak-anaknya dan pasangan hidupnya adakalanya jika seseorang sedang terdesak dalam menjalani kehidupanya akan terdapat titik dimana ia harus menggadai kan barang nya atau apapun yang ia mililki

Yang menjadi masalah sekarang ini adalah pertanyaan nya apakah gadai itu haram atau riba di perbolehkan atau tidak?

Mari kita bahas dalam artikel dibawah ini

 GADAI, RIBA ATAU TIDAK ?

Sebelum lebih jauh kita pahami dulu pengertianya gadai tersebut dan pengertian riba tersebut, menurut :

Sahabat Fudhalah bin Ubaid -semoga Allah meridhainya- mengatakan,

كُلُّ قَـرضٍ جَرَّ مَنفَـعَـةً فَهُوَ رِباً

“Setiap piutang yang memberikan keuntungan, maka (keuntungan) itu adalah riba.” (HR. Al-Baihaqi).

Dalam hadist di atas tergambar jelas bahwa sesuatu atau transksi sekecil apapun dan jika memberikan keuntungan itu hukum nya riba dan sangat di benci oleh tuhan alloh swt.

Kalau orang yang menggadaikan barang -dalam kasus di atas adalah si A- rela barang yang digadaikannya tersebut dimanfaatkan oleh si B, bagaimana? Apakah menjadi boleh orang yang menghutangi -yaitu si B- memanfaatkan barang gadai tersebut dan apakah pula transaksi ini berubah menjadi transaksi yang bebas dari riba?

Pembaca yang budiman, terkadang memang ada disebagian masyarakat kita yang melakukan hal ini semisal kasus seorang menggadaikan barang miliknya berupa sawah atau ladang, kita dapati orang yang memberikan pinjaman terkadang menggarap sawah tersebut dan mengambil hasilnya. Hal tersebut dilakukannya atas dasar kerelaan pihak yang meminjam darinya sejumlah dana.

Kesimpulan

Dari kesimpulan artikel diatas dapat kita simpulkan bahwa riba itu sangat dilarang dalam agama islam namun dalam system gadai ada yang memperbolehkanya adapun ulama yang tidak memperbolehkanya semua itu dapat kita intropeksi diri kita sendiri agar menjadi manusi yang lebih baik di kemudian hari.

Terima kasih salam sejahtera.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Oleh :
Kategori : Tips
Hubungi Kami
kontak

Pusat Gadai BPKB Mobil

Sunburst CBD Lot.1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City – Tangerang Selatan 15322

Marketing :
Phone : 021 55723507
Call / Wa : 0812 887 887 38
Call / Sms : 0878 82000 338
Apply Online
Gadai Bpkb Mobil ? Ajukan Segera

Nama (*)

Telp (*)

Alamat Lengkap (*)

Merk dan Tipe Kendaraan (ex : Toyota Innova Type Q Q AT (Diesel))

Tahun