Syarat Gadai BPKB Mobil di Pegadaian Syariah

Konsep syariah kini sudah banyak diterapkan oleh lembaga-lembaga keuangan di Indonesia. Diterimanya konsep ekonomi syariah secara luas tentu saja memberikan pilihan baru kepada masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan dana pinjaman.

Berbeda dengan lembaga keuangan konvensional, penyaluran dana oleh lembaga keuangan syariah tidak ditentukan berdasarkan sewa modal melainkan atas dasar akad Rahn (sewa jasa penitipan). Dalam metode konvensional, sewa modal dihitung dari perkalian antara prosentase dengan uang pinjaman. Sedangkan, jasa pinjaman dalam akad Rahn dihitung dengan mengalikan antara konstanta dengan taksiran.

Baca Juga:

Salah satu lembaga keuangan penyalur dana kepada masyarakat yang menerapkan konsep ekonomi syariah tersebut adalah Pegadaian. Beberapa jenis pembiyaan syariah itu adalah Arrum, gadai syariah, dan Amanah.

Cukup Serahkan BPKB

Jenis-jenis pembiayaan syariah di Pegadaian dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah. Artinya, nasabah menentukan dulu barang apa yang ingin digadaikan lalu menyesuaikannya dengan jenis pembiayaan syariah apa yang paling cocok. Apabila nasabah hanya ingin menggadaikan BPKB, bukan dengan menyerahkan fisik mobilnya, maka pembiayaan Arrum adalah pilihannya.

Baca Juga:

Arrum adalah pembiayaan syariah yang memberikan modal usaha untuk pengusaha kecil dengan jaminan BPKB dan emas. Mobil tetap berada pada pemiliknya agar dapat digunakan untuk mendukung usaha. Namun, untuk pengajuannya, nasabah harus memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan serta sudah berjalan selama satu tahun.

Layanan Arrum telah tersedia di seluruh outlet Pegadaian Syariah di seluruh Indonesia. Untuk memproses pinjaman (marhun bih) terbilang cepat yakni tiga hari saja, dan dana dapat langsung dicairkan. Jangka pinjaman pun fleksibel dengan pilihan 12, 18, 24, dan 36 bulan. Jika ingin dilunasi, nasabah dapat melakukannya sewaktu-waktu.

Syarat pengajuan Arrum ialah sebagai berikut:

  1. Fotocopy KTP dan kartu keluarga
  2. Menyerahkan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor, yakni BPKB asli, fotocopy STNK, dan faktur pembelian.
  3. Syarat khusus seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan dan telah berjalan minimal satu tahun.

Baca Juga:

Jenis Pembiayaan Syariah Lainnya

Selain yang khusus untuk BPKB, Pegadaian Syariah juga menawarkan pembiayaan lain dengan agunan mobil atau menyerahkan fisik mobil kepada Pegadaian sebagai jaminan, yaitu Gadai Syariah atau pembiayaan Rahn.

Pembiayaan Rahn dari Pegadaian Syariah menjadi solusi pinjaman dana tunai cepat bagi nasabah yang sesuai syariah. Hanya dalam waktu 15 menit saja, dana sudah bisa dicairkan. Pinjaman atau Marhun Bih yang dicairkan tersebut minimal Rp50 ribu hingga lebih dari Rp200 juta, dengan jangka waktu maksimal 120 hari yang dapat diperpanjang dengan membayar ijaroh (sewa tempat titipan; angsuran).

Baca Juga:

Ada pula pembiayaan Amanah yang dikhususkan bagi para pegawai negeri atau karyawan swasta yang ingin memiliki mobil atau sepeda motor dengan cara angsuran sesuai syariah. Selain proses cepat, uang mukanya pun relatif terjangkau (minimal 20 persen dari harga kendaraan).

Baca Juga:

Pegadaian Syariah menjadi tempat yang paling tepat bagi nasabah yang mementingkan jaminan keamanan atas barang yang digadaikan. Terlebih lagi karena Pegadaian merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang secara resmi menyelenggarakan kegiatan lembaga keuangan dalam bidang penyaluran kredit kepada masyarakat atas dasar hukum gadai.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Oleh :
Kategori : Panduan
Hubungi Kami
kontak

Pusat Gadai BPKB Mobil

Sunburst CBD Lot.1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City – Tangerang Selatan 15322

Marketing :
Phone : 021 55723507
Call / Wa : 0812 887 887 38
Call / Sms : 0878 82000 338
Apply Online
Gadai Bpkb Mobil ? Ajukan Segera

Nama (*)

Telp (*)

Alamat Lengkap (*)

Merk dan Tipe Kendaraan (ex : Toyota Innova Type Q Q AT (Diesel))

Tahun