Ketentuan Lengkap Urus BPKB dan STNK yang lenyap ataupun Rusak Halaman

gadai bpkb

Ketentuan membuat BPKB ataupun STNK yang rusak

Ketentuan membuat BPKB ataupun STNK yang rusak.Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) adalah salah satu dokumen penting, baik untuk mobil ataupun sepeda motor. karena, BPKB adalah bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sah secara ketentuan dan hukum di Indonesia.

Tanpa BPKB, pemilik kendaraan akan susah memperpanjang pajak tulisan ciri Nomor Kendaraan (STNK), sampai-sampai mobil ataupun motor tersebut tidak boleh dioperasikan di jalan raya.

BPKB sangat penting karena setiap kendaraan bermotor baru wajib melaksanakan pendaftaran dan identifikasi.
Dokumen Samsat Pajak progresif dipakai bagi 2 kendaraan ataupun lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama. Setiap kendaraan bermotor baru wajib melaksanakan pendaftaran dan identifikasi. sehabis melalui proses itu, akan diberikan BPKB dan STNK. Maka, apabila kendaraan tidak ada dokumen tersebut, tandanya tidak boleh dipakai.

fungsi BPKB yakni, bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor sama seperti akte tanah, sebaliknya STNK adalah legalitas operasional di jalan yang berhubungan dengan pajak.Apabila kedua dokumen tersebut lenyap ataupun rusak maka bisa diurus dengan persyaratan tertentu.

Berikut ketentuan dan ketentuan membuat BPKB ataupun STNK yang rusak ataupun lenyap:

STNK yang rusak:

– Lampirkan dokumen STNK yang rusak

– BPKB kendaraan-KTP asli dan photo copy pemilik kendaraan

STNK lenyap:

– Laporan ketiadaan yang diterbitkan Polsek ataupun Polres terdekat

– Lampirkan tulisan penjelasan lenyap dari Polsek ataupun Polres

– KTP asli dan photo copy pemilik kendaraan

– photo copy STNK yang lenyap berikut BPKB asli

Ketentuan BPKB yang Rusak Atau Lenyap

Untuk BPKB

BPKB yang rusak:

– Isi formulir permohonan

– KTP asli dan photo copy pemilik kendaraan-Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain

BPKB yang rusak masih ada

– Cek raga kendaraan

– STNK asli dan photo copy

BPKB yang lenyap:

– Isi formulir permohonan

– KTP asli dan photo copy pemilik kendaraan

– Penyataan kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain

– Penjelasan lenyap dari unit regident tempat BPKB diterbitkan

– Tulisan statment pemilik mengenai BPKB yang lenyap tidak terkait permasalahan pidana dan/ataupun perdata di atas kertas bermaterai

– STNK asli dan photo copy-Bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak 3 (3) kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing 1 (satu) minggu di media cetak yang berbeda

– Cek fisik kendaraan (harus didatangkan)

Info mengenai Pinjaman Jaminan BPKB bisa menghubungi

Lucky

0812-2344–7943

tlp/sms/wa

Surat Kuasa Pengambilan BPKB Di Leasing

gadai bpkb

Surat Kuasa Pengambilan BPKB. Konsumen yang sudah lunas cicilannya,  akan datang ke kantor untuk mengambil BPKB kendaraan yang selama ini konsumen cicil selama tenor pinjamannya.  Akan tetapi pada saat yang bersamaan,  konsumen sedang sibuk dinas di luar kota,  sehingga tidak bisa mengambil BPKB pada waktunya.  Ada suatu solusi yaitu mewakilkan mengambil BPKB di leasing melalui kerabat atau saudara yang ditunjuk.  Dengan surat kuasa mengambil BPKB,  konsumen mewakilkan kepada orang lain mengambil BPKB miliknya di leasing.

surat kuasa pengambilan bpkb

Lantas bagaimana bentuk dan contoh suratnya dalam melampirkan kuasa mengambil BPKB.  Disini akan diberikan contoh sebagai acuan surat kuasa pengambilan BPKB

Surat Kuasa

Yang bertanda di bawah ini :

Nama                                        :

Alamat                                      :

No telepon                               :

Memberikan kuasa kepada pihak kedua dengan data sebagai berikut :

Nama                                        :

Alamat                                      :

No telepon                               :

Untuk mengambil BPKB dengan data kendaraan sebagai berikut :

Merek                                       :

Type                                          :

Tahun                                       :

No Polisi                                  :

No Rangka                              :

No Mesin                                 :

Warna                                      :

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar- benarnya

 

Jakarta,          Februari 2020

 

Pihak 1                                                                                                                                    Pihak 2

 

 

(Pemilik BPKB)                                                                                              (Yang dikuasakan mengambil BPKB)

Surat Kuasa Pengambilan BPKB Di Leasing

Diatas adalah salah satu contuh surat kuasa mengambil BPKB melalui leasing.  Berlaku untuk surat kuasa mengambil BPKB Mobil atau BPKB Motor.

Lantas bagaimana untuk mengisi data kendaraan yang terlampir dalam surat kuasa diatas.  Data seperti no rangka, no mesin, warna, merek, type, dan no polisi terlampir dalam surat STNK kendaraan tersebut. Disana terlampir data-data yang diperlukan untuk mengisi surat kuasa tersebut.

Hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam surat kuasa tersebut adalah KTP asli pemilik BPKB / KTP asli pemilik motor tersebut yang menjadi debitur di leasing tersebut. Tidak diperkenankan fotokopinya atau hanya di foto di hp, harus dibawa KTP asli debitur tersebut dan dipastikan saat akan dikonfirmasi oleh pihak kantor leasing no telepon yang dilampirkan aktif dan membenarkan bahwa pengambilan BPKB debitur menunjuk kerabat/saudara yang terlapir di surat kuasa untuk mengambil BPKB.

Setelah diverifikasi dan benar debitur membenarkan mengkuasakan dalam pengambilan BPKB.  Baru BPKB bisa diambil dan diberikan kepada pihak kedua yang mengkuasakannya.