Tips Aman Modifikasi Pelek Mobil Agar Suspensi Tetap Nyaman

Tips Aman Modifikasi Pelek Mobil Agar Suspensi Tetap Nyaman

Ada sekian banyak cara untuk memodifikasi mobil supaya terlihat lebih menarik. Salah satunya ialah dengan mengubah pelek bawaan mobil. Meskipun hanya dengan penggantian pelek, tetapi pemilihannya tepat atau sesuai dengan model mobilnya, secara otomatis mobil tunggangan menjadi lebih sporty, lebih menarik dan stylist. Akan tetapi, tidak semua pelek bisa dipasangkan pada mobil. Pemilihan pelek yang salah tidak hanya berimbas pada tampilan mobilnya saja, namun, juga akan berimbas pada kenyamanan berkendara dan performa mobil terutama ketika akselerasi.

Penggantian pelek dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama ialah dengan melakukan pembelian pelek baru. Pilihan ini cocok untuk mereka yang mengharapkan pelek model terbaru, dan masih menyimpan pelek lama. Opsi kedua yakni dengan tukar tambah pelek lama dengan yang baru dengan menambah sejumlah uang atau istilahnya tukar tambah. Cara ini dipilih supaya lebih hemat ongkos dan tidak direpotkan menyimpan pelek lama. Jika saat ini Anda bercita-cita untuk memodifikasi pelek mobil, maka perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini, supaya Anda bisa mendapatkan manfaat dari penggantian pelek terebut, tentunya tetap memperhatikan suspensi mobil tetap nyaman.

Diameter pelek
Perhatikan ukuran diameter pelek bawaan mobil. Secara umum pelek mobil memakai diameter 14 hingga 17 inci tergantung jenis mobilnya. Pilih ukuran pelek pengganti yang seukuran atau satu tingkat diatas/dibawahnya. Semisal pelek bawaan berukuran 15 inci, ganti dengan pelek ukuran 15 inci, atau 16 inci (setingkat diatasnya). Keuntungan mengubah pelek berdimensi sama dengan sebelumnya, ban lama masih bisa digunakan. Ketika pelek diganti satu tingkat lebih besar, maka ukuran tebal ban ( aspek rasio) juga perlu diturunkan. Hal ini supaya ban terlihat sesuai dan tidak menggesek pada bagian kolong ban. Tentunya ban harus diganti dengan yang baru.

Bobot pelek
Pertimbangkan juga bobot dari pelek pengganti. Beberapa pelek yang bagus menawarkan bobot yang tergolong lebi ringan dari originalnya tetapi lebih kuat atau berkualitas. Beberapa pelek lain mempunyai bobot yang lumayan berat untuk ukuran diameter yang sama. Pemilihan bobot pelek ini sangat berpegaruh pada performa berkendara. Pelek dengan bobot berat akan membuat akselerasi mobil menjadi lambat.

Ukuran PCD
PCD atau pitch circle diameter ialah jarak antara lubang baut dengan lubang baut pada sudut 180 derajat. Pilihlah pelek dengan ukuran PCD yang sama dengan pelek asli. Pemilihan pelk dengan ukuran tidak sama mengakibatkan pelek tidak bisa dipasang, sebab lubang dudukan baut pelek tidak lurus dengan baut roda.

Jumlah lubang baut roda
Perhatikan jumlah baut dari setiap roda. Gunakan pelek dengan lubang baut roda yang sesuai dengan pelek aslinya. Meskipun ukuran PDC sama, tetapi jika jumlah lubang baut tidak sama, ada kemungkinan pelek tidak bisa dipasangkan.

Model dan warna
Saat ini tersedia berbagai macam model dan warna pelek. Ada pelek alloy wheel dengan nuansa warna silver. Ada pula pelek jenis two tone color machining alloy wheel. Untuk type two tone color, pelek memiliki dua warna, yaitu warna alumunium yang dikombinasikan dengan ornament hitam atau abu-abu.

Lebar pelek
Lebar pelek sangat mempengaruhi lebar ban yang akan dipasang. Semakin lebar ukuran pelek, maka tapak ban ke jalan semakin luas, hingga mobil menjadi lebih stabil saat berjalan. Gunakan satu tingkat lebih lebar bila akan memodifikasinya. Penggantian pelek yang terlalu lebar, dapat mempengaruhi stabilitas ketika belok ( terasa lebih berat), dan terkadang dapat memicu gesekan antara ban dan sisi shock absorber pada beberapa suspensi.

Bebarapa hal tersebut perlu diperhatikan saat melakukan memodifikasi pelek mobil. Pemilihan pelek harus benar-benar mempertimbangkan bebarapa faktor, supaya tampilan mobil menjadi lebih sporty, menarik dan stylist, dengan catatan tidak mengorbankan tenaga mesin atau performa. Selamat mecoba tipsnya dan Semoga bermanfaat.

Tips Aman Modifikasi Knalpot Mobil

Tips Aman Modifikasi Knalpot Mobil

Semakin berkembangnya era teknologi otomotif saat ini, kini semakin bermacam-macam type dan fitur canggih pada mobil yang ditawarkan. Beberapa Vendor ternama layaknya Honda, Toyota, Daihatsu, Mitsubishi dan sebagainya saling berlomba untuk upgrate produk roda empat andalannya. Kini mobil bukan lagi suatu hal yang mewah, melainkan sudah berbalik menjadi sebuah kebutuhan mayarakat.

Berbicara mengenai model yang dibekalkan pada mobil keluaran terbaru, kini menjadikan pemilik tidak perlu repot untuk memodifikasi bagian body mobil. Kebanyakan para Vendor sudah melengkapinya dengan body kit dan aero kit pada sekeliling body mobil. Varian warnanya pun juga sudah disesuaikan dengan selera anak muda Indonesia. Namun, ada pula pengguna roda empat yang ingin merubah atau modifikasi dikarenakan ingin mobilnya tampil berbeda dari mobil pada umumnya bisa juga orang tersebut memang gemar otak atik mobil.

Yang dinamakan modifikasi, pastinya akan merubah suatu komponen lama diubah dengan komponen baru yang dirasa memiliki nilai estetika lebih tinggi. Hal ini kerap kali dilakukan oleh pemilik mobil yang gemar melakukan modifikasi pada mobil kesayangannya. Modifikasi mobil paling banyak dilakukan pada komponen knalpot, mungkin si pemilik ingin suara mobilnya terdengar lebih gahar dan lebih nampak keren.

Namun, dalam melakukan modifikasi pada knalpot mobil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar suara yang dikeluarkan bahkan penampilan yang diinginkan bisa sesuai dengan kebutuhan Anda. Apa saja tipsnya? Daripada penasaran, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Perhatikan Saluran Gas Buang Knalpot Mobil
Jika hendak mengganti komponen knalpot bawaan pada mobil dengan knalpot modifikasi, perlu diperhatikan mengenai saluran gas buangnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa mesin tersebut. Sebagai saran, perhatikan struktur header pada gas buang, resonator, dan mufflernya.

Memilih Header Knalpot Racing
Tips selanjutnya bisa Anda pilih header knalpot racing. Perlu diperhatikan jika penggantian knalpot ditujukan untuk meningkatkan mesin agar lebih garang, header knalpot racing pilihan yang tepat. Pastikan Anda sudah mengetahui konsekuensi mengenai resiko jika mengganti header knalpot. Pastinya akan berpengaruh pada performa mobil, gejala yang timbul kebanyakan tarikan mobil menjadi lebih berat. Oleh karena itu pikirkan matang

Mengganti Pipa Knalpot
Selain mengganti header knalpot, Anda juga perlu mengganti pipa knalpot. Dikarenakan dengan mengganti pipa knalpot akan membantu meningkatkan performa mobil. Disarankan pilih pipa knalpot yang memiliki kualitas terbaik, hal terebut perludilakukan dikarenakan agar tidak menghambat gas buang yang akan keluar dari dalam mesin. Jika sampai terhambat, akan beresiko muncul permasalahan baru pada mesin mobil.

Variasi Model Knalpot
Jika dirasa kebutuhan Anda mengganti knalpot hanya ingin terlihat lebih keren dan gagah tanpa melakukan perubahan pada suara. Disarankan untuk mengganti mufflernya saja. Muffler banyak sekali dijual di toko aksesoris sekitaran tempat tinggal Anda. Harganya pun relative terjangkau kisaran Rp 200-400 ribu saja. Cara ini bisa dijamin aman, dikarenakan tidak merubah komponen lain pada knalpot mobil Anda.

Selain menerapkan beberapa Tips Aman Modifikasi Knalpot Mobil diatas, Anda juga disarankan untuk memilih material knalpot yang tahan lama, biasanya material stainless memiliki ketahanan tidak mudah berkarat dan kropos. Jangan lupa untuk selalu melakukan konsultasi terlebih dahulu pada ahlinya sebelum melakukan perubaan atau modifikasi pada mobil kesayangan Anda. Selamat mencoba tipsnya dan semoga bermanfaat, serta bisa menjadi referensi positif bagi pembacanya.